Rabu, 07 Mei 2014

AWKWARD

Time pass really quick! tomorrow is the last day of the junior high school national exam. Hopefully i will do my best for science tomorrow and i really hope i will get my best score for the others subjects, except math. my target about 10 score is just a memories, because i'm sure there are 3/40 maybe more i did wrong. 
okay forget about what has passed.

time was so fast, within a few months more I will get into senior high school. may god bless me with improving my intelligence(expert wish) , make me more diligent than before and blessing me with all the good things always. 

ok thats all for today*yawn* this week was very terrible....
(maybe you all think im such an idiot that can changes topic in a while and, awkward)

Selasa, 08 April 2014

8 April 2014



I don't even feel the time pass really quickly. I'm 15 years old now, there are 2 years more to celebrate my sweet seventeen and i will be a little more free than now and that's what i'm always expecting.
Hopefully this year might be better than the past. I hope i will  be smarter, taller(of course), and more more better than the past year me. saddhu:D

Senin, 24 Maret 2014

Renungan Buddhis: Ini Bukan Aku,Milikku, dan Diriku

[Agama Buddha] Banyak sekali orang masih beranggapan bahwa “Diri” ini sebagai aku, atau milikku, maka ketika apa yang disebut aku atau milikku mengalami perubahan - yang timbul kemudian adalah ketidakpuasan / penderitaan.
Sang Buddha selalu mengingatkan dan mengajarkan kepada kita bahwa dengan melepas persepsi tentang keakuan , maka kita akan bebas dari kemelekatan, bebas dari derita, bebas dari kesedihan dan akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan untuk jangka panjang .
Sebagai contoh: ketika ada keluarga kita sendiri yang sakit, kenapa kita bersedih ?, tetapi kalau ada tetangga kita yang sakit , mengapa kita tidak bersedih?.

Ini disebabkan karena masih adanya kemelekatan terhadap keakuan bahwa ‘itu adalah keluargaku’. Kata ”ku” inilah yang menjadikan kita menderita.
Di dalam suatu kesempatan, Sang Buddha pernah memberikan penjelasan tentang ‘karakteristik Bukan-Diri’ kepada Kelompok Lima Bhikkhu .... (SN 22.59. ANATTA-LAKKHANA SUTTA).
Pada intinya, Sang Buddha memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka ‘Apakah jasmani, Perasaan (sensasi), Persepsi, Bentukan (batin) dan Kesadaran adalah sesuatu yang kekal atau tidak kekal?’
Dan semua pertanyaan Sang Buddha dijawab oleh para bhikkhu dengan mengatakan bahwa semuanya itu tidaklah kekal adanya !
Kemudian Sang Buddha melanjutkan pertanyaan-pertanyanNya demikian...
"Dan apakah hal yang tidak kekal itu memberikan kenyamanan (memuaskan) atau penderitaan (tidak memuaskan) ?"
"Penderitaan (tidak memuaskan), Bhante."
"Dan apakah tepat sesuatu yang tidak kekal, menyebabkan penderitaan, tunduk pada hukum perubahan sebagai: 'Ini milikku. Ini adalah diriku. Ini adalah aku'?"
"Tidak, Bhante."
"Karena itu, para bhikkhu, apapun Jasmani...Perasaan...Persepsi...Bentukan dan Kesadaran...di masa lampau, masa depan, atau masa sekarang; di dalam atau di luar; kasar atau halus; rendah atau luhur; jauh atau dekat; ...... dilihat sebagai apa adanya dengan pemahaman benar sebagai: 'Ini bukan milikku. Ini bukan diriku. Ini bukan aku.”
Nah...lebih lanjut saya mengajak para Umat se-Dhamma untuk menyimak Nasihat dan Ajaran Sang Buddha tentang “Bukan Milikmu” ini dari Petikan ALAGADDUPAMA SUTTAyang terdapat pada Majjhima Nikaya: 22, tersebut dibawah ini :
...
"Dengan demikian, para bhikkhu, apa pun yang bukan milikmu, lepaskanlah;
Melepaskannya, akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian.
Apakah yang bukan milikmu?
JASMANI bukan milikmu, lepaskanlah;
Melepaskannya, akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian.
PERASAAN bukan milikmu, lepaskanlah;
Melepaskannya, akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian.
PERSEPSI bukan milikmu, lepaskanlah;
Melepaskannya, akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian.
BENTUK-BENTUK PIKIRAN bukan milikmu, lepaskanlah;
Melepaskannya, akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian.

KESADARAN bukan milikmu, lepaskanlah;
Melepaskannya, akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian.
"Para bhikkhu, bagaimana menurut kalian?
Jika orang-orang mengambil rerumputan, ranting-ranting, dahan-dahan, dan dedaunan dalam Hutan Jeta ini, atau membakarnya, atau melakukan apa yang mereka sukai terhadapnya, akankah kalian berpikir:
'Orang-orang mengambil kami atau membakar kami atau melakukan apa yang mereka sukai terhadap kami'?"
"Tidak, bhante."
"Mengapa begitu?"
"Oleh karena benda-benda itu bukanlah diri kami maupun milik kami."
"Begitu pula, para bhikkhu, apa pun yang bukan milikmu, lepaskanlah;
Melepaskannya, itu akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian.
JASMANI bukan milikmu...
PERASAAN bukan milikmu...
PERSEPSI bukan milikmu...
BENTUK-BENTUK PIKIRAN bukan milikmu...
KESADARAN bukan milikmu,
"LEPASKANLAH; Melepaskannya akan menimbulkan kesejahteraan dan kebahagiaan jangka panjang bagi kalian."
(Petikan dari Majjhima Nikaya: 22 - ALAGADDUPAMA SUTTA)
Semoga Petikan Sutta-Sutta ini dapat memberikan manfaat.

PUISI

Dunia satu keluarga..
memberikan kehangatan yang tak terhingga
menciptakan kedamaian tiada tara
dalam setiap kebersamaannya

Dunia satu keluarga..
kini sudah jarang dibudayakan
manusia sudah banyak yang melupakan
apalah yang harus kita lakukan?

Dunia satu keluarga..
marilah kita satukan kembali
hilangkan seluruh masalah yang menghalangi
agar dunia lebih tenang dan damai
tanpa rasa egois yang mendominasi

Vegetarian


Sesuai dengan beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli, para nabatiwan atau vegan, (sebutan lain dari penikmat makanan vegetarian-red) umumnya lebih sehat, panjang umur, bahkan awet muda. Mereka juga terhindar dari penyakit jantung. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa kandungan serat dalam sayur dan buah amat berguna bagi kesehatan yang mengakibatkan populernya vegetarianisme di dunia. Satu hal yang menarik, ada cukup banyak rumah makan bagi kaum nabatiwan di wilayang Serpong dan sekitarnya dibandingkan dengan wilayah lain. Sebuah cermin dari keinginan untuk hidup sehat dari warga di sekitar Serpong. Berikut ini adalah kelompok vegetarian berdasarkan makanan yang boleh disantap :

Semi-Vegetarian

Semi-Vegetarian, di samping makan makanan dengan bahan nabati,  kelompok ini juga mau makan ikan, daging, susu dan telur

Lacto-avo-vegetarian

Lacto-avo-vegetarian, selain makan yang terbuat dari bahan nabati, susu dan telur juga dimakan.

Lacto-vegetarian

Lacto-vegetarian, selain bahan nabati, susu dan makanan yang terbuat dari susu juga dapat disantap.

Ovovegetarian

Ovovegetarian, kelompok nabatiwan ini merupakan kebalikan dari Lacto-vegetarian.

Vegan

Vegan merupakan kelompok nabatiwan yang paling ketat. Mereka hanya mau bahan makanan dari nabati saja. Bahkan madu dari  lebah pun dihindari. Karena saking ketatnya, mereka juga sering protes tentang pemanfaatan hewan oleh manusia.
Dalam skala yang lebih luas, pilihan untuk menjadi vegan juga dapat berperan dalam mengurangi pemanasan global. Misalnya, jika tidak menyantap daging ayam berarti :
  • Tidak ada energi listrik yang terbuang untuk peralatan pendukung peternakan,maupun penyimpanan daging baik yang ada di peternakan maupun yang ada di titik-titik perhentian
  • Tidak ada bahan bakar yang diperlukan untuk transportasi dari peternakan sampai pasar/restoran

Minggu, 16 Maret 2014

Teenage girls

Persahabatan
Buat saya arti sahabat lebih menguat sebagai tempat curhat dalam suka dan duka. Selain itu sahabat juga mempengaruhi secara positif terhadap harapan hidup dan cita-cita untuk menjalani hidup ini.
Jikalau seseorang memiliki sahabat yang mempengaruhinya secara positif. Harapan hidup akan lebih baik sehingga kesehatan jasmani dan rohani dapat terbentuk. Orang yang memiliki sahabat akan merasa lebih terbantu dalam menjalani kehidupan yang semakin tidak menentu saat ini dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki sahabat.
Dalam pengertian umum sahabat artinya Kawan. Sahabat Karib juga diartikan kawan dekat. Sementara kawan sehati artinya teman dekat yang setia menemani dalam keadaan suka dan duka yang saling mendukung dan menerima semua kelebihan maupun kekurangannya.
Sebagai seorang remaja, saya juga memiliki sekelompok sahabat yang sangat saya sayangi, mereka adalah Rosana, Angelyn, Lidya, Shirley, Vannisa dan Surianti, mereka berenam adalah sahabat terdekatku.  Dibawah ini saya akan mendeskripsikan kurang lebih karakteristik dari sahabat-sahabatku ini.
1.       Rosana
Lahir tanggal 31 januari 1999, dia ialah kakak tertua dari kita berenam.
Berkepribadian pendiam, manis, tidak banyak komentar dan lemah lembut.

2.       Angelyn
Lahir tanggal 20 april 1999, lebih muda 12 hari dariku.
Bentuk fisik juga tidak jauh beda dariku, kami berdua adalah yang paling kecil badannya diantara semua. Memiliki sifat apa adanya, kreatif dan memiliki hobi yang mendalam pada musik.

3.       Lidya
Lahir tanggal 2 mei 1999, sahabat ku satu-satunya yang sekelas denganku. Orang yang enak diajak ngobrol, berbicara apa adanya dan sangat bersahaja.

4.       Shirley
Lahir tanggal 28 mei 1999, sahabat karibku dari kelas 8, kami juga sudah saling dekat saat SD kelas 4. Paling tomboi tapi belakangan ini sudah jadi agak feminin, dia juga orang yang tidak sombong, mau berteman dengan siapa saja.

5.       Vannisa
Lahir tanggal 20 juli 1999, seorang yang mudah terbawa suasana apalagi saat sedang dalam mood gila. Dekat dengan siapa saja mau cowok maupun cewek. Percaya diri dan menghibur.

6.       Surianti
Lahir tanggal 16 november 1999, adik paling kecil diantara kami semua tapi tak akan ada yang menyangka hal itu jika dibanding postur badannya dengan badan kami semua, apalagi denganku. Paling cerewet bawel dan manja, tapi kadang sifat dewasa nya juga terlihat.

Oke . itulah cuplikan tentang sahabat-sahabatku, tidak terlalu padat dan jelas, tapi semoga sih semuanya jelas.

Tips UN

PENDAHULUAN

1.  Apa itu UN?

     UN(ujian nasional) adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan. 

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM UN

Kesehatan
Pola makan
Jam tidur
Waktu bermain
Waktu belajar
Jauhi hal-hal yang mengganggu/kurang penting
 
PERSIAPAN SEBELUM UN
 
Siapkan iman dengan banyak berdoa 
Sipakan mental dan diri 
Persiapan belajar dengan giat 
Siapkan Alat-alat/benda yang diperlukan pasca UN  
 
KESIMPULAN
  
          Sebenarnya UN itu tidak semengerikan seperti yang dibayangkan murid-murid SMP asalkan terlindung dipersiapakan secara matang. Ujian ini hanya sekali di SMP, tak ada salahnya jika kita persiapkan dengan baik dan banggakan orang tua kita dengan mendapat hasil dengan jerih payah maksimum kita sendiri.